Wednesday, January 2, 2008

Sinar Rembulan Mewakili Isi Hati Siapa ? [yueliang daibiao shei de xin]

Tau lagu Yueliang Daibiao Wo De Xin-nya alm. Teresa Teng, dong? Iya, itu lagu klasik banget, memang. David Tao membuatnya lebih modern, lebih berani mencoba main-main dan gaya R&B-nya kesannya emang jadi lebih nyantai.
Sayangnya kalo buat ane, unsur romance-nya emang jadi ngga sesyahdu *halah* yang versi Mama Teresa kale.   Thanks buat Mr. T udah ngirim terjemahan.. 

Rasanya di banyak tempat di Asia, suasana bulan purnama atau sinar bulan selalu dikaitkan dengan momen asmara.  Sayangnya,  dengan demikian, Sang Bulan juga menyaksikan momen putus asmara dan juga  jomblo-ers mencari cinta *halah*

Buat sebagian orang yang cukup beruntung, kadang suasana yang diterangi rembulan sudah cukup mewakili isi hati. Buat sebagian yang lain yang lebih realistis, sinar bulan ternyata ngga sama (ya iya lah, sesuai tanggal dunk ah)
Nah, masalahnya, apakah cahaya rembulan yang berubah-ubah itu lantas mencerminkan cinta Anda ? hehe.. mudah-mudahan tidak ya prends..

Omong-omong, mp3-nya bisa di download di sini


Yuèliang Dàibiǎo Shéi De Xīn ?
Táo Zhé


 
dōu guài nà wǎn de yuèguāng
 làngmàn de ràng rén xīnhuāng
 qíshí yuánlái méiyǒu zěnyàng
 zhǐshì yè yǒu yīdiǎn liáng
 ài hūrán nánshě nán fàng
 
wānwān yuèliang zài tiānshàng
kàn wǒmen ài de chīkuáng
shénme shìyán dōu bùyào jiǎng
wǒ de wěn zài nǐ jiānbǎng yeah
zài nǐ ěrbiān qīngqīng chàng
 
nǐ wèn wǒ ài nǐ yǒu duō shēn
wǒ ài nǐ yǒu jǐfēn
wǒ de qíng yě zhēn, wǒ de ài yě nàme zhēn
yuèliang dàibiǎo wǒ de xīn
oh yeah

yuèliang dàibiǎo wǒ de xīn
 
yuányuán yuèliang zài tiānshàng
kàn rénmen jùsànwúcháng
yī gè rén zài jiēshang yóudàng
ài-hèn xīnli yǐ liǎng mángmáng yeah
wǒ méiyǒu xiǎngxiàng jiānqiáng
 
chūyī shíwǔ de yuèliang (yǒuxiē yōushāng)
tiāntiān biàn de bù yīyàng (zài nǐ liǎnshàng)
yuánlái suǒwèi dìjiǔ-tiāncháng
yě zhǐshì wùhuì yī chǎng
nà shǒu gē wǒ mànmàn chàng
 
nǐ wèn wǒ ài nǐ yǒu duō shēn,

wǒ ài nǐ yǒu jǐfēn
wǒ de qíng bùyí, wǒ de ài yě bù huì biàn
yuèliang dàibiǎo wǒ de xīn

qīngqīng de yī ge wěn
(qīngqīng baby just a little kiss)
céngjīng dǎdòng nǐ de xīn

(dǎdòng wǒ de xīn)
shēnshēn de yī duàn qíng

(yī duàn qíng)
chéngle huíyì dào rújīn

(cóngcǐ wǒ huì yǒngyuǎn sīniàn)
 
wǒ wèn nǐ ài wǒ yǒu duō shēn,

nǐ ài wǒ yǒu jǐfēn
nǐ qù xiǎngyīxiǎng,

nǐ qù kànyīkàn
yuèliang dàibiǎo shéi de xīn ?
yuèliang dàibiǎo shéi de xīn ?
yuèliang dàibiǎo shéi de xīn ?

Sinar Rembulan Mewakili Isi Hati Siapa ?
David Tao

sinar rembulan malam itu nampak aneh,
romantis tapi membuat hati gundah
sebenarnya tidak ada apa-apa,
hanya malam sedikit dingin
tiba-tiba cinta enggan dilepaskan

melengkung bulan di langit,
menyaksikan cinta kita
tak usah ucapkan janji apapun,
ciumanku di bahumu yeah
lembut kunyanyikan di telingamu

kau bertanya berapa dalam cintaku padamu,
aku mencintaimu dengan segenap hatiku
perasaanku tulus, cintaku juga begitu nyata
sinar bulan mencerminkan isi hatiku
oh yeah

 sinar rembulan mewakili isi hatiku

bulat sinar bulan di langit, menyaksikan manusia silih berganti bertemu dan berpisah
sendirian berjalan tak ada tujuan,
cinta dan benci di dalam hati keduanya beda tipis
aku tidak membayangkan jadi tegar

cahaya bulan di awal tgl 15 (sedikit menyedihkan)
setiap hari tidak sama (di wajahmu)
ternyata beginilah keabadian,
juga hanya sebuah kesalahpahaman
lagu itu pelan-pelan aku nyanyikan

kau bertanya berapa dalam cintaku padamu,
aku mencintaimu dengan segenap hatiku
perasaanku seperti ini, cintaku juga takkan berubah
sinar bulan mencerminkan isi hatiku

sebuah kecupan yang lembut
(lembut, sayang, hanya kecupan kecil)
pernah menggugah hatimu
(menggugah hatiku)
perasaan yang dalam
(sebuah perasaan)
telah tertanam di benakku hingga saat ini
(sejak itu aku akan mengenangnya selamanya)

aku bertanya berapa dalam cintamu padaku,
kau mencintaiku dengan segenap hatimu
kau pikirkanlah, pikirkan
kau lihatlah, lihat
sinar bulan mencerminkan isi hati siapa ?
sinar bulan mencerminkan isi hati siapa ?
sinar bulan mencerminkan isi hati siapa ?

 

 

Monday, December 24, 2007

tentang 57 sen itu..

Dari email seorang kawan. Ngga tau sumber aslinya, tapi kayaknya ini cerita asli deh.. liat ini http://www.truthorfiction.com/rumors/h/hattiemaywiatt.htm
Hattie May Wiatt itu nama anak kecil yang menyumbangkan 57 cents ini
Sedang Russel H Conwell adalah nama pastor (pastor gereja baptis, bukan katolik) gereja itu, Grace Baptist Church, Philadelphia

Saya ingin membagi cerita ini, karena saya yakin TUHAN,  apapun sebutan yang kita gunakan untuk menyebut-Nya, bagi siapapun, kapanpun, dan dimanapun, selalu bekerja dengan cara yang ajaib. Tapi Dia ngga mau bekerja sendirian, Dia mau kita manusia berusaha. Dia mau kita untuk melaksanakan langkah awalnya dulu.. setelah itu, Dia-lah yang menentukan hasil akhirnya..

But here is the problem, buat saya aja kale
Saya nih kemaren2 ini biasanya minta, minta, dan minta dulu.. baru lalu komplain sama Tuhan (bujug, kurang ajar banget si Ari yak, komplain ma Alloh..ngaca Ri elo tuh sapee..?!) kok nasib saya ngga berubah lebih baik juga yah..

Ada juga saya pernah mencoba bertindak dulu; tentu dengan segudang harapan di kepala.. tapi apa yang diharap-harap tidak terjadi juga.
Sigh !


Setelah baca ini jadi nyadar euy, ngga cuman soal berubah dulu . Tapi ikhlas-nya juga kudu tetep dijaga, kale


Poor me.. Jadi guwa ngapain aja selama ini ??


Seorang gadis kecil berdiri terisak di pintu gereja kecil, ia baru saja ditolak masuk ke gereja tersebut karena "sudah terlalu penuh." Seorang pastor lewat di dekatnya dan menanyakan mengapa si gadis kecil menangis. "Saya tidak dapat ke sekolah Minggu" jawab si gadis kecil. Melihat penampilan gadis kecil yang kotor dan tidak terurus, sang pastor mengerti alasan penolakan si gadis kecil untuk ke sekolah Minggu. Segera dituntunnya gadis kecil itu ke ruang sekolah Minggu di gereja dan dicarikannya tempat duduk yang masih kosong.

Sang gadis kecil begitu tergugah perasaannya, sebelum tidur ia selalu memikirkan anak miskin lainnya yang senasib dengannya, yang seolah tidak mempunyai tempat untuk memuliakan Yesus. Sejak itu, gadis kecil kecil itu berkawan dengan sang pastor. Dua tahun kemudian, si gadis kecil meninggal di tempat tinggalnya di daerah kumuh. Orangtuanya meminta bantuan sang pastor yang baik untuk prosesi pemakaman yang sangat sederhana.

Saat pemakaman selesai dan kamar tidur si gadis kecil dirapikan, orang tuanya menemukan sebuah dompet lusuh, kumal dan sobek-sobek. Dompet tersebut kemungkinan adalah dompet yang ditemukan oleh si gadis kecil di tempat sampah. Dalam dompet lusuh tersebut, ditemukan uang sejumlah 57 sen dan secarik kertas bertuliskan tangan yang ditulis oleh gadis kecil itu, isinya "Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut dapat diperbesar sehingga lebih banyak anak-anak bisa datang ke sekolah Minggu." Selama 2 tahun, sejak ia tidak dapat masuk gereja itu, si gadis kecil menabungkan uangnya sampai sejumlah 57 sen untuk suatu maksud yang sangat mulia. Ketika sang pastor membaca catatan kecil ini, matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil itu, sang pastor berusaha memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis kecil untuk memperbesar bangunan gereja.

Ceritanya tidak berakhir sampai di sini. Satu surat kabar besar mempublikasikan berita ini terus-menerus. Akhirnya seorang pengembang yang membaca berita ini tergerak dan ia menawarkan lokasi di dekat gereja kecil seharga 57 sen. Para jemaat pun dengan sukarela memberikan dana dan melakukan pemberitaan, akhirnya bagaikan bola salju yang bergulir, dalam 5 tahun terkumpul dana sebesar 250.000 dollar (pada waktu itu setara dengan emas seberat 1 ton).

 Cerita di atas merupakan hasil nyata tindakan "cinta kasih" seorang gadis kecil miskin, yang kekurangan makan dan tidak terawat, tetapi peduli dengan sesamanya yang menderita. Bila Anda ke Philadelphia, Anda akan melihat "Temple Baptist Church" dengan kapasitas penduduk 3.300 orang, "Temple University" tempat beribu-ribu murid belajar, "Good Samarian Hospital" serta sebuah bangunan khusus sekolah Minggu yang lengkap dengan beratus-ratus pengajar untuk memastikan tidak ada satu anak pun yang tidak mendapat tempat di sekolah Minggu. Dalam salah satu ruangan, tampak foto si gadis kecil, yang tabungannya sebesar 57 sen, namun dikumpulkan berdasarkan rasa "cinta kasih" sesama yang telah membuat sejarah. Tampak pula berjajar rapi foto sang pastor baik hati yang telah mengulurkan tangan kepada si gadis kecil miskin itu, yaitu pastor DR. Russel H. Conwell, penulis buku "Acres of Diamonds" - kisah nyata.


Wednesday, December 19, 2007

DBaonk: Jangkrik Buat Sang Satpam

Kalau Anda mengira dunia itu suram.. Anda salah ! Masih ada yang mengalami kehidupan lebih suram dari Anda (yang mampu baca tulisan ini via internet ;p) ! Maka bangkitlah, Saudaraku !

Kalau Anda mengira dunia itu indah.. Anda salah ! Masih ada diluar lingkungan Anda, orang-orang yang belum sampat menikmati atau sedang diuji untuk menikmati dunia yang muram ! Dan itu sebabnya Tuhan menciptakan orang-orang kayak Anda !! Untuk membagi sedikit keindahan dunia bagi mereka ! Masalahnya, maukah Anda, wahai Saudaraku ?

salam, ari ams


Link

Tuesday, December 11, 2007

Episode UGD: Bukan Urusan Saya...

dari blog tetangga
sengaja dimuat di sini sebagai informasi dan (mudah2an) pencegahan kejadian berikut

Link

Tuesday, November 20, 2007

Dongeng Putri Tidur versi Baru

kadang-kadang saya iri dengan kreativitas anak-anak,

versi 01
Putri Aurora: Nissa (3 th)
Pangeran : Chacha (4,5 th)
Sutradara : Ibunya anak-anak
Skenario : terserah pemain, deh

Sang Pangeran akhirnya menemukan Putri Aurora, masih terbaring tidur
di ranjangnya. Sang Pangeran hendak membangunkan Sang Putri dengan
cara menciumnya..
Tapi... Sang Putri mendadak bangun dan berlari terbirit-birit ketakutan

Sutradara : Lho lho.. kok Putrinya ketakutan ?
Putri Aurora: Habis giginya Pangeran bau belon sikat gigi..
(kejadiannya memang hari minggu pagi-pagi sekali. jadi yah.. boro-boro
anak-anak udah mandi dan gosok gigi, Bapaknya bangun aja belon..)
*gubrag*

versi 02
Putri Aurora: Chacha, gantian ceritanya
Pangeran : Nissa
Sutradara : masih Ibunya anak-anak
Skenario : tetep terserah pemain

Sang Pangeran akhirnya menemukan Putri Aurora, masih terbaring tidur
di ranjangnya. Sang Pangeran hendak membangunkan Sang Putri dengan
cara menciumnya..
Tapi... Sang Pangeran tidak jadi mencium, berbalik arah dan muntah-muntah

Sutradara : Lho lho.. kok sekarang Pangerannya muntah-muntah ?
Pangeran : Habis Putrinya kan belon mandi seratus tahun..
* halah*

mohon maaf kalau kurang berkenan, hanya intermezzo

Wednesday, September 12, 2007

Mohon Maaf Lahir Bathin (plus Bimbo: hidup dan pesan nabi.mp3 attch)

dear all,


dalam kesempatan ini, izinkan kami memohon maaf atas segala silap dan kesalahan, lisan dan tulisan, perkataan dan perbuatan, lahir dan batin, disadari maupun tidak, disengaja maupun tidak, yang kami lakukan sepanjang waktu ini.

kami tahu kami tidak mungkin mengembalikan semuanya seperti sedia kala sebab hidup ini berjalan terus, tidak bisa kembali, tapi kami yakin bahwa dengan niat yang tulus ikhlas, maka setidaknya qalbu kita bisa kembali putih bersih bagaikan sehelai kertas yang baru.

insya Allah kondisi itu, akan membuat perbedaan pada langkah-langkah kehidupan yang selanjutnya, insya Allah, amiyn.

mudah2an Ramadhan ini menjadikan kita insan yang lebih baik lagi, insya Allah. amiyn

ari & keluarga
    

Hidup dan Pesan Nabi


Hidup bagaikan garis lurus
Tak pernah kembali ke masa yang lalu.
Hidup bukan bulatan bola, yang tiada ujung dan tiada pangkal

Hidup ini melangkah terus, semakin mendekat ke titik terakhir.
Setiap langkah, hilanglah jatah menikmati hidup, nikmati dunia.

*Reff
Pesan nabi, tentang mati
Jangan takut mati karena pasti terjadi.
Setiap insan pasti mati, hanya soal waktu.

Pesan nabi, tentang mati
janganlah minta mati datang kepadamu,
dan janganlah kau berbuat menyebabkan mati.

*end of Reff

Tiga rahasia Ilahi yang berkaitan dengan hidup manusia
Kesatu, tentang kelahiran
Kedua pernikahan
Ketiga kematian
Penuhi hidup dengan cinta
Ingatkan diri saat untuk berpisah
Tegakkan shalat lima waktu dan ingatkan diri saat dishalatkan

*go to Reff

*Reff2
Pesan nabi, jangan takut mati,
meski kau sembunyi, dia menghampiri
takutlah ada kehidupan sesudah kau mati, renungkanlah itu
*end of Reff2

(Lirik lagu Hidup dan Pesan Nabi - Bimbo-)